Kamis, 08 Desember 2011

KHUTBAH PEKAN INI

1
Sudah Terujikah Iman Kita
Saifudin Zuhri,MPdI
Khutbah Pertama
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.
يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا. أَمَّابَعْدُ؛
فَإِنْ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ.
Hadirin jamaah Jum’at yang berbahagia!
  Hadirin puji ,syukur kita haturkan kehadirat Allah yang Maha kuasa, yang telah menjadikan telinga sehingga kita dapat mendengar kabar baik maupun buruk, Allah yang telah menciptakan mata sehingga kita dapat membedakan mana yang menguntungkan dan mana yang membuat celaka, Allah juga memberikan kekayaan hati sehingga kita dapat merasakan hidayah maupun laknat ,Allah juga telah memberikan rambut sehingga kita dapat merasakan nikmatnya bersisir, semua itu adalah karunia yang harus diberikan balasan mulia juga dari umatnya berupa keimanan dan pengabdian tulus ikhlas , karena itu seseorang yang memanfaatkan kenikmatan Allah namun tidak mau membalas kenikmatan itu adalah kesombongan , namun Allah dengan Rahman dan rahimnya masih memberikan kesempatan kepada manusia untuk memperbaiki diri sampai Ajal tiba,
Saudaraku, Kita yang telah menyatakan diri beriman melalui Syahadat, dan kita pula yang telah menyatakan diri menjadi umat Islam adalah kenikmatan yang paling tinggi sekaligus membawa keselamatan dunia dan akhirat, namun apabila keimanan itu tidak diikuti dengan aplikasi pengamalan syariah adalah kepalsuan belaka, karenanya mari kita enungkan salah satu firman Allah dalam surat Al-‘Ankabut ayat 2 dan 3:
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
   Hadirin, ketahuilah hidup di dunia ini bagi kehidupan mukmin adalah ujian sejauh mana kebenaran dan kesungguhan kita dalam menyatakan iman, apakah iman kita itu betul-betul bersumber dari keyakinan dan kemantapan hati, atau sekedar ikut-ikutan serta tidak tahu arah dan tujuan, karenanya di dunia hidup mukmin penuh dengan larangan, penuh dengan kewajiban, penuh dengan tuntutan dan tidak dapat bebas sesuka keinginanya ( Fre style) , sedang bagi orang kafir hidup ini adalah syurga, tiada haram, tiada makruh, tiada mubah,tiada tuntutan ibadah , maka hidup adalah free, bebas dan menyenagkan sesaat.
Hidup muslim adalah progresif, berorentasi masa depan, berorentasi pada keabadian maka Allah akan memberikan kemenangan itu dengan ujian seperti yang digambarkan Allah Subhannahu wa Ta'ala dalam surat Al-Ankabut ayat 10:
   Dan di antara manusia ada orang yang berkata: “Kami beriman kepada Allah”, maka apabila ia disakiti (karena ia beriman) kepada Allah, ia menganggap fitnah manusia itu sebagai azab Allah. Dan sungguh jika datang pertolongan dari Tuhanmu, mereka pasti akan berkata: “Sesungguh-nya kami adalah besertamu.” Bukankah Allah lebih mengetahui apa yang ada dalam dada semua manusia”?
Hadirin jamaah Jum’at yang berbahagia!
Jika kita ingin menjadi mukmin sejati, Jika kita ingin mengharapkan kebahagiaan hakiki ,dan apabila kita ingin hidup tenang dialam keabadian nanti, maka kita harus selalu rela diuji oleh Dzat yang maha penguji, maka marilah kita bersiap-siap untuk menghadapi ujian berat yang akan diberikan Allah kepada kita, dan bersabarlah kala ujian itu datang kepada kita. Allah memberikan sindiran kepada kita, yang ingin masuk Surga tanpa melewati ujian yang berat.
   Apakah kalian mengira akan masuk Surga sedangkan belum datang kepada kalian (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kalian? Mereka ditimpa malapetaka dan keseng-saraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersama-nya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguh-nya pertolongan Allah itu amat dekat”. (Al-Baqarah 214).
   Rasulullah Shallallaahu alaihi wa salam mengisahkan betapa beratnya perjuangan orang-orang dulu dalam perjuangan mereka mempertahankan iman mereka, sebagaimana dituturkan kepada shahabat Khabbab Ibnul Arats Radhiallaahu anhu.
لَقَدْ كَانَ مَنْ قَبْلَكُمْ لَيُمْشَطُ بِمِشَاطِ الْحَدِيْدِ مَا دُوْنَ عِظَامِهِ مِنْ لَحْمٍ أَوْ عَصَبٍ مَا يَصْرِفُهُ ذَلِكَ عَنْ دِيْنِهِ وَيُوْضَعُ الْمِنْشَارُ عَلَى مِفْرَقِ رَأْسِهِ فَيَشُقُّ بِاثْنَيْنِ مَا يَصْرِفُهُ ذَلِكَ عَنْ دِيْنِهِ. (رواه البخاري).
... Sungguh telah terjadi kepada orang-orang sebelum kalian, ada yang di sisir dengan sisir besi (sehingga) terkelupas daging dari tulang-tulangnya, akan tetapi itu tidak memalingkannya dari agamanya, dan ada pula yang diletakkan di atas kepalanya gergaji sampai terbelah dua, namun itu tidak memalingkannya dari agamanya... (HR. Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari dengan Fathul Bari, cet. Dar Ar-Royyan, Juz 7 hal. 202).
   Hadirin. Mari kita renungkan, Ujian keimanan kita belum seberapa apabila dibandingkan Nabi Ibrahim, Jiwa kitapun belum teruji sebagaimana keihlasan Nabi Ismail mempersimbahkan Jiwanya untuk Allah, Ancaman kefakiran kita juga belum seberat kemiskinan Nabi Ayyub , namun saudara kita yang mengaku beriman sudah banyak yang gugur karena harta, sudah banyak keimanan tetangga kita karena cinta yang berbeda, sudah banyak pula ahli agama yang tergelincir kesesatan karena mengandalkan logika daripada hati dan keyakinan , maka marilah kita sadari bersama bahwa Ujian keimanan ini adalah obat yang kelak akan menyegarkan dan menyehatkan hidup abadi kita, maka marilah kita bersabar atas ujian keimanan Allah ini.Karena sesungguhnya penderitaan ini belum seberapa bila dibandingkan dengan derita ujian Nabi Muhammad , lalu apakah kita tidak malu memnafaatkan kenikmatan Nya namun tidak ikhlas diuji Nya, bahkan meminta balasan yang besar dari Allah sementara pengorbanan kita sedikit pun belum ada?
Hadirin sidang Jum’at yang dimuliakan Allah!
   Apabila melihat Ujian Allah kepada para pendahulu kita, maka setidak-nya kita harus siap dan rela mendapat  empat macam ujian :
   Yang pertama: Ujian yang berbentuk pembuktian kecintaan utama Allah atas kecintaan dan kenikmatan dunia.Relakah kita mengorbankan harta kita untuk Allah, ikhlaskah harta yang kita peroleh untuk menolong Agama Allah. Ikhlaskah anak kita yang kita cintai untuk kepentingan Allah, karena ketahuilah Nabi Ibrahim Alaihissalam untuk menyembelih putranya yang sangat ia cintai dan kelahiranya menunggu berpuluh-puluh tahun, lalu disaat lucu-lucunya itu Allah memintanya untuk pengorbanan kepadanya . Ini adalah satu perintah yang betul-betul berat dan mungkin tidak masuk akal, bagaimana seorang bapak harus menyembelih anaknya yang sangat dicintai, padahal anaknya itu tidak melakukan kesalahan apapun.  Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. (Ash-Shaffat 106).
Hadirin yang mulia, kita punya anak yang manis dan lucu, sudahkan anak kita kita bimbing untuk menjadi Ismail penebar kebaikan, sudahkah pakaian dan pergaulan anak kita tidak menyebabkan dosa bagi orang lain?ketahuilah Rasulullah menjelaskan ancamannya dalam hadis Riwayat Bukhori Muslim:
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا؛ قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُوْنَ بِهَا النَّاسَ، وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيْلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُؤُوْسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيْحَهَا. (رواه مسلم).
   “Dua golongan dari ahli Neraka yang belum aku lihat, satu kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi, yang dengan cambuk itu mereka memukul manusia, dan wanita yang memakai baju tetapi telanjang berlenggak-lenggok menarik perhatian, kepala-kepala mereka seperti punuk unta, mereka tidak akan masuk Surga dan tidak akan mencium wanginya”. (HR. Muslim, Shahih Muslim dengan Syarh An-Nawawi cet. Dar Ar-Rayyan, juz 14 hal. 109-110).
   Ujian yang kedua: Ujian tentang kemampuan Istiqamah dalam nafsu dan seksualitas, hadirin di zaman terbuka ini semakin terbuka pula gambar,film,iklan ataupun pola hidup free seksualitas, sedangkan awal kehancuran Sakinah,Mawaddah Wa rahmah adalah tidak Istiqamah dalam seksualitas, karenanya perslingkuhan, perzinahan, pelacuran kian menjamur bahkan menjadi trend karenanaya kita di contohkan oleh Nabi Yusuf Alaihissalam yang diuji dengan seorang perempuan cantik, istri seorang pembesar di Mesir yang mengajaknya berzina, dan kesempatan itu sudah sangat terbuka, ketika keduanya sudah tinggal berdua di rumah dan si perempuan itu telah mengunci seluruh pintu rumah. Namun Nabi Yusuf Alaihissalam membuktikan kualitas imannya, ia berhasil meloloskan diri dari godaan perempuan itu, padahal sebagaimana pemuda umumnya ia mempunyai hasrat kepada wanita. Ini artinya ia telah lulus dari ujian atas imannya.
            Seksualitas,pra nikah Perzinahan sudah seakan menjadi barang biasa bagi para pemuda, jasa pencegah kehamilan di iklankan secara terbuka, Jasa aborsi di tempel di jalan-jalan , hadirin ketahuilah bahwa Allah sangat menghargai dan mengapresiasi bagi umatnya yang rela Istiqamah dalam nafsu yang halal sebagaimana dihadirkan Rasulullah dalam sabdanya:
سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِيْ ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ ... وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّيْ أَخَافُ اللهَ ... (متفق عليه).
   “Tujuh (orang yang akan dilindungi Allah dalam lindungan-Nya pada hari tidak ada perlindungan selain perlindunganNya, .. dan seorang laki-laki yang diajak oleh seorang perempuan terhormat dan cantik, lalu ia berkata aku takut kepada Allah…” (HR. Al-Bukhari Muslim, Shahih Al-Bukhari dengan Fathul Bari cet. Daar Ar-Rayyan, juz 3 hal. 344 dan Shahih Muslim dengan Syarh An-Nawawi cet. Dar Ar-Rayaan, juz 7 hal. 120-121).
   Yang ketiga: Ujian yang berbentuk musibah seperti terkena penyakit, Hadirin Allah telah menghalalkan makan dan minum namun jangan berlebihan menikmati hidup ini, namun karena kenikmatan dan kesenangan yang berlebihan kita seringkali lupa bahwa terlalu banyak minum menimbulkan rasa kembung, berlebihan memakan daging menimbulkan darah tinggi, berlebihan memakan karbohidrat yang tidak seimbang menimbulkan penyakit diabetes meletus hadirin  Nabi Ayyub Alaihissalam yang diuji oleh Allah dengan penyakit yang sangat buruk sehingga tidak ada sebesar lubang jarum pun dalam badannya yang selamat dari penyakit itu selain hatinya, seluruh hartanya telah habis tidak tersisa sedikitpun untuk biaya pengobatan penyakitnya dan untuk nafkah dirinya, seluruh kerabatnya meninggalkannya, tinggal ia dan isterinya yang setia menemaninya dan mencarikan nafkah untuknya. Musibah ini berjalan selama delapan belas tahun, sampai pada saat yang sangat sulit sekali baginya ia memelas sambil berdo’a kepada Allah:
   “Dan ingatlah akan hamba Kami Ayuub ketika ia menyeru Tuhan-nya;” Sesungguhnya aku diganggu syaitan dengan kepayahan dan siksaan”. (Tafsir Ibnu Katsir, Juz 4 hal. 51).
Dan ketika itu Allah memerintahkan Nabi Ayyub Alaihissalam untuk menghantamkan kakinya ke tanah, kemudian keluarlah mata air dan Allah menyuruhnya untuk meminum dari air itu, maka hilanglah seluruh penyakit yang ada di bagian dalam dan luar tubuhnya. (Tafsir Ibnu Katsir, Juz 4 hal. 52). Begitulah ujian Allah kepada NabiNya, masa delapan belas tahun ditinggalkan oleh sanak saudara merupakan perjalanan hidup yang sangat berat, namun di sini Nabi Ayub Alaihissalam membuktikan ketangguhan imannya, tidak sedikitpun ia merasa menderita dan tidak terbetik pada dirinya untuk menanggalkan imannya. Iman seperti ini jelas tidak dimiliki oleh banyak saudara kita yang tega menjual iman dan menukar aqidahnya dengan sekantong beras dan sebungkus sarimi, karena tidak tahan menghadapi kesulitan hidup yang mungkin tidak seberapa bila dibandingkan dengan apa yang dialami oleh Nabi Ayyub Alaihissalam ini.
Sidang jamaah rahima kumullah
   Yang keempat: Ujian lewat tangan dzalim di luar Islam yang tidak menyenangi Islam. Sudah menjadi Sunnatulloh bahwa apa yang kita anggap benar orang lain juga ikut senang, apa yang kita anggap paling baik orang lainpun menganggap dirinya lebih baik, Hadirin sudah kita alami bahwa sekalipun negara ini mayoritas Muslim, namun kekuasaan ekonomi belum kita milki, lowongan kerja masih sedikit berasal dari kaum Muslimin, betapa banyak anak kita yang rela melepas jilbab yang telah ia kenakan bertahun-tahun berganti dengan rok pendek dan celana transparan hanya demi pekerjaan, padahal mereka meyakini perbuatan itu haram bagi agamanya , belum lagi kita tidak sadar meniru gaya diluar islam saat merayakan ulang tahun maupun tahun baru, kitapun lebih bangga makan siang di restoran Fasfod mereka dibandingkan dengan warung muslim, maka bersabarlah karena Nabi Muhammad Shallallaahu alaihi wa salam dan para sahabatnya pun banyak di uji saat berada di Mekkah diuji dengan berbagai cobaan berat dengan intimidasi, dan penyiksaan serta pemblokiran ekonomi ingatlah pada akhir tahun ketujuh kenabian, ketika orang-orang Quraisy bersepakat untuk memutuskan hubungan apapun dengan Rasulullah Shallallaahu alaihi wa salam beserta Bani Abdul Muththolib dan Bani Hasyim yang melindunginya, kecuali jika kedua suku itu bersedia menyerahkan Rasulullah Shallallaahu alaihi wa salam untuk dibunuh. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa salam bersama orang-orang yang membelanya terkurung selama tiga tahun, mereka mengalami kelaparan dan penderitaan yang hebat. (DR. Akram Dhiya Al-‘Umari, As-Sirah An-Nabawiyyah Ash-Shahihah, Juz 1 hal. 182).
   Juga apa yang dialami oleh para shahabat tidak kalah beratnya, seperti apa yang dialami oleh Yasir z dan istrinya Sumayyah dua orang pertama yang meninggal di jalan dakwah selama periode Mekkah. Juga Bilal Ibnu Rabah Radhiallaahu anhu yang dipaksa memakai baju besi kemudian dijemur di padang pasir di bawah sengatan matahari, kemudian diarak oleh anak-anak kecil mengelilingi kota Mekkah dan Bilal Radhiallaahu anhu hanya mengucapkan “Ahad, Ahad” (DR. Akram Dhiya Al-Umari, As-Siroh An-Nabawiyyah Ash-Shahihah, Juz 1 hal. 154-155).
   Dan masih banyak kisah-kisah lain yang menunjukkan betapa pengorbanan dan penderitaan mereka dalam perjuangan mempertahankan iman mereka. Namun penderitaan itu tidak sedikit pun mengendorkan semangat Rasulullah dan para shahabatnya untuk terus berdakwah dan menyebarkan Islam.
Sebagai orang-orang yang telah menyatakan iman, kita harus mempersiapkan diri untuk menerima ujian dari Allah, serta kita harus yaqin bahwa ujian dari Allah itu adalah satu tanda kecintaan Allah kepada kita, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallaahu alaihi wa salam :
إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلاَءِ وَإِنَّ اللهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا اِبْتَلاَهُمْ، فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ. (رواه الترمذي، وقال هذا حديث حسن غريب من هذا الوجه).
   “Sesungguhnya besarnya pahala sesuai dengan besarnya cobaan (ujian), Dan sesungguhnya apabila Allah mencintai satu kaum Ia akan menguji mereka, maka barangsiapa ridha baginyalah keridhaan Allah, dan barangsiapa marah baginyalah kemarahan Allah”. (HR. At-Tirmidzi, dan ia berkata hadits ini hasan gharib dari sanad ini, Sunan At-Timidzy cet. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyyah, juz 4 hal. 519).
     Mudah-mudahan kita semua diberikan ketabahan dan kesabaran oleh Allah dalam menghadapi ujian yang akan diberikan olehNya kepada kita.  Amin
   Akhirnya kita berdo’a mudah-mudahan kita dan saudara-saudara kita mampu mempertahankan aqidah dan iman mereka, sekalipun harus melalui ujian yang berat, marilah kita bantu mereka dengan doa, material maupun spiritual , karena sesungguhnya derita mereka derita kita juga dan semoga kita dapat mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa, sehingga mereka tidak lengah menghadapi orang-orang kafir dan selalu berpegang teguh kepada ajaran Allah serta selalu siap sedia untuk berkorban dalam mempertahankan dan meninggikannya, karena dengan demikianlah pertolongan Allah akan datang kepada kita, firman Allah.
   “Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”. (Muhammad: 7).
أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ. وَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأََشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. أَمَّا بَعْدُ؛
يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَقُوا اللهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللهَ إِنَّ اللهَ خَبِيْرٌ بِمَا تَعْمَلُوْنَ.
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَرَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْ كُلِّ صَحَابَةِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ.
رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ.
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ.
اَللَّهُمَ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَأَصْلِحْ وُلاَةَ الْمُسْلِمِيْنَ، وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِهِمْ وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ وَوَفِّقْهُمْ لِلْعَمَلِ بِمَا فِيْهِ صَلاَحُ اْلإِسْلاَمِ وَالْمُسْلِمِيْنَ.
اَللَّهُمَ لاَ تُسَلِّطْ عَلَيْنَا بِذُنُوْبِنَا مَنْ لاَ يَخَافُكَ فِيْنَا وَلاَ يَرْحَمُنَا.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.




Selasa, 06 Desember 2011

Agar hidupmu semangat

Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan
bila anda sedang takut, jangan terlalu takut.
Karena keseimbangan sikap adalah penentu
ketepatan perjalanan kesuksesan anda

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita
adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba
itulah kita menemukan dan belajar membangun
kesempatan untuk berhasil

Anda hanya dekat dengan mereka yang anda
sukai. Dan seringkali anda menghindari orang
yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah
Anda akan mengenal sudut pandang yang baru

Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi
pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus
belajar, akan menjadi pemilik masa depan

Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi
pencapaian kecemerlangan hidup yang di
idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa
kesenangan adalah cara gembira menuju syurga

KIAT MEMOTIVASI DIRI
Sesungguhnya, tak ada keberanian yang bisa kau nasehatkan kepada seorang penakut.
Seorang penakut akan membayangkan ancaman di dalam seaman-amannya perlindungan, dan meyakini datangnya bencana di dalam sejauh-jauhnya persembunyian.
Hanya penakut yang bisa menyembuhkan dirinya sendiri.
Orang lain hanya membantu, menasehati, dan memberikan alasan baginya untuk memberanikan diri.
Tapi pada akhirnya,
Hanya diri sang penakutlah yang harus memberanikan dirinya.
Penakut. Seperti takut hidup, tapi tak berani mati.
Hanya penakut yang bisa menyembuhkan dirinya sendiri.

Orang yang memberi uang untuk mendapatkan persahabatan, sesungguhnya tidak mendapat sahabat, tapi peminta-minta.
Hindarilah persahabatan yang membayar bagi perasaan baik kita, karena itu merusak ketulusan hati, dan mendekatkan kita kepada perilaku mengemis.
Mungkin, tidak ada orang yang lebih murah daripada dia yang hatinya bisa dibeli.

Engkau yang sedang galau memikirkan keberuntunganmu, dengarlah ini ...
Keberuntunganmu ada di dalam dirimu sendiri.
Engkau yang harus beruntung. Bukan orang lain.
Keberuntungan orang lain, tak akan menjadi keberuntunganmu jika engkau tak juga beruntung.
Tahukah engkau apa yang akan menjadikanmu disebut beruntung?
Engkau disebut beruntung jika engkau adalah orang yang tepat, bagi tugas yang tepat, di tempat yang tepat, dan pada saat yang tepat.
Maka belajar dan berlatihlah untuk menjadi mampu melakukan tugas yang kau impikan.
Ada dan beredarlah saat mereka yang membutuhkanmu ada dan aktif.
Janganlah aktif, saat mereka yang membutuhkanmu sedang tidur. Dan janganlah tidur saat mereka aktif.
Dan untuk menjadi pribadi yang ditepatkan, walau engkau merasa bidikanmu meleset dan orang lain tak mengenalmu, mulailah dan lakukanlah segala sesuatu dengan nama Tuhan.
Semoga engkau menjadi seberuntung-beruntungnya jiwa.
Aamiin

Kata Kata Motivasi 

Seharusnya seorang muda tidak perlu terlalu merisaukan diri dengan nyaman atau tidaknya suatu tempat atau lingkungan. Karena, dia harus lebih berfokus kepada peningkatan nilai dirinya.
Orang yang bernilai tinggi, akan dengan sendirinya dihargai tinggi, dan akan dihadiahkan kenyamanan hidup yang sangat baik.
Pendidikan adalah landasan bagi semua kekuatan masa depan Anda.

Engkau yang digelisahkan oleh keraguan, dengarlah ini ...
Engkau tak akan pernah sepenuhnya bebas dari keraguan, karena ia bagian dari perlindunganmu terhadap kesalahan.
Tugasmu bukanlah untuk menghapus keraguan dari dalam hatimu, tapi bertindak sepasti mungkin, walau sedang ragu.
Kepastian tindakanmu itu bersumber dari ketegasanmu untuk memilih yang benar, yang menjadikan dirimu lebih mampu, dan yang menjadikanmu dipilih oleh orang dan organisasi yang baik, sebagai karyawan, yang tumbuh menjadi partner, dan yang kemudian mereka angkat menjadi pemimpin mereka.
Keraguanmu tak akan menahanmu, jika engkau tegas menyegerakan yang benar.

Tidak sedikit orang tersiksa di dalam pekerjaannya, tapi tidak berani menggerakkan diri untuk keluar, karena dia takut rezeki Tuhan tidak ada selain di tempat yang buruk itu.
Rezeki Tuhan tersebar di muka bumi.
Bukankah ada banyak orang yang makmur di bidang pekerjaan lain dan di luar tempat kita bekerja?
Masalahnya adalah nilai diri kita, yang harus kita tingkatkan, agar orang menghargai kita sesuai dengan yang kita harapkan, sekarang atau nanti, di sini atau di mana pun.
Tegaslah.

Senin, 05 Desember 2011

Latihan soal-soal PLKJ kelas 7


YAYASAN ALHIKMAH PULOGADUNG  JAKARTA
SMP AL HIKMAH JAKARTA TIMUR
“AKREDITASI”A”
ULANGAN AKHIR  SEMESTER GANJIL TINGKAT SEKOLAH DASAR
TAHUN PELAJARAN 2011 / 2012

 


LEMBAR SOAL

Nama                          : …………………………..    Kelas               : VII ( Tujuh )
Mata Pelajaran          : PLKJ                                    Hari / Tgl        :Jum’at/16 Desember 2011

I.       Berilah tanda silang ( x ) pada a, b, c atau d untuk jawaban yang paling benar !

1.   Awal mula nama kota Jakarta bersal dari ....
      a. Jayakarta                                                           c. Malaya
      b. Sunda Kelapa                                                    d. Betawi
2.   Arti dari kata Jayakarta  adalah ....
      a. Kemenangan                                                     c. Kejayaan
      b. Kerugian                                                           d. Keraguan
3.   Raja yng member nama kota Jayakarta adalah ....
      a. Mulawarman                                                     c. Aswawarman
      b. Purnawarman                                                    d. Fatahillah
4.   Perjuangan bangsa  Betawi melawan penjajah dilakukan oleh, kecuali ....
      a. Murtadlo                                                           c. Si Pitung
      b. Guru Mansyur                                                   d. Ken Arok
5.   Sipitung melawan penjajah dengan melalui  ....
      a. Silat                                                                   c. Bela diri
      b. Organisasi                                                         d. Senjata
6.   Pada mulanya Si Pitung bermarkas di wilayah yang bernama  ....
      a. Rawa kerbau                                                     c. Rawaterate
      b. Rawa belong                                                     d. Rawa kenji
7.   Tokoh Jagoan Alim dari kampong kemayoran adalah  ....
a. Murtadlo                                                           c. Si Pitung
      b. Guru Mansyur                                                   d. Ken Arok
8.   Ilmuwan betawi ahli falak dan perbintangan masa penajajahan  jepang bernama  ....
a. Murtadlo                                                           c. Si Pitung
      b. Guru Mansyur                                                   d. Ken Arok
9.   Peninggalan MH Thamrin di bidang perhubungan  adalah jalan  ....
      a. Tol                                                                     c. By Pas
      b. MHT                                                                 d. Under Pas
10. Nama prasasti tugu berasal dari kerajaan  ....
      a. Tarumanegara                                                    c. Sunan Kalijaga
      b. Sunan Ampel                                                    d. Sunan Bonang
11. Sipitung melawan penjajah dengan markas di Masjid ....
      a. Babelan                                                             c. Marunda
      b. Jakarta Utara                                                     d. Tanjung priok
12. Balaikota sebagai pusat pemerintahan Kota Jakarta terletak di  ....
      a. Jakarta Pusat                                                     c. Jakarta Timur
      b. Jakarta Selatan                                                  d. Jakarta Barat
13. Wilayah Ibu kota yang berbatasan dengan Kotamadya Bekasi  adalah ....
a.Jakarta Pusat                                                      c. Jakarta Timur
      b. Jakarta Selatan                                                  d. Jakarta Barat
14. Wilayah Jakarta yang berbatasan dengan Banten  adalah ....
a.Jakarta Pusat                                                      c. Jakarta Timur
      b. Jakarta Selatan                                                  d. Jakarta Barat
15. Wilayah Kantor pemerintahan Istana negara,dan Istana Wapres terletak ....          
a.Jakarta Pusat                                                      c. Jakarta Timur
      b. Jakarta Selatan                                                  d. Jakarta Barat
     

17. Sungai Cisadane adalah batas wilayah ....
a.Jakarta Pusat                                                      c. Jakarta Timur
      b. Jakarta Selatan                                                  d. Jakarta Barat
18. Hutan yang berfungsi untuk mengembangkan tempat rekreasi contohnya ....
      a. Monas                                                                c. Puncak
      b. Ragunan                                                            d. Cibodas
19. Ayah suku Jakarta, Nikah dengan Ibu suku batak, maka anaknya termasuk Betawi….
      a. Asli                                                                    c. Keturunan
      b. Pinggiran                                                           d. Blasteran
20. Jakarta dalam pembagian termasuk wilayah  ....
      a. waktu Indonesia barat                                       c. waktu Indonesia tengah
      b. waktu Indonesia timur                                      d. waktu Indonesia tengah dan timur
21. Salah satu kekhasan makanan Betawi  adalah ....
      a. Kerak telor                                                        c. Asinan
      b. Ketoprak                                                           d. Mie Ayam
22. Suku Asli  yang ada di Jakarta  adalah ....
      a. Sunda                                                                c. Betawi
      b. Batak                                                                 d. Banjar
23. Keragaman budaya menunjukkan bahwa tiap suku memiliki budaya yang ....
      a. sama                                                                  c. tidak jelas
      b. berbeda                                                             d. tidak mau bersatu
24. Di daerah Jakarta  terdapat banyak pendatang berjualan warung nasi dari suku ....
      a. Jawa                                                                  c. Tengger
      b. Aceh                                                                  d. Dayak
25. Bentuk rumah adat khas provinsi Jakarta  adalah ....
      a. rumah gadang                                                    c. rumah joglo
      b. rumah limas                                                       d. rumah kebaya
26. Tari ondel-ondel  adalah jenis tari yang berasal dari ....
      a. Sumatera Utara                                                 c. Lampung
      b. Nanggroe Aceh Darussalam                             d. Betawi
27. Lagu jali-jali, kicir-kicir adalah lagu dari daerah ....
      a. Jawa Tengah                                                      c. DKI Jakarta
      b. Jawa Barat                                                        d. Jawa Timur
28. Tenabang adalah wilayah niaga yang berada di ....
a.Jakarta Pusat                                                      c. Jakarta Timur
      b. Jakarta Selatan                                                  d. Jakarta Barat
29. Sebagian besar penduduk Jakarta memiliki mata pencaharian sebagai ....
      a. pedagang                                                           c. petani
      b. polisi                                                                  d. jasa
30. Suatu jenis pekerjaan yang dapat menghasilkan barang disebut ....
      a. konsumsi                                                           c. distribusi
      b. produksi                                                            d. ekspedisi
31. Panggilan istimewa anak kesayangan betawi  adalah ....
      a. entong                                                               c. bagus
      b. Tole                                                                   d. den
32. Drama model betawi disebut ....
      a. ondel-ondel                                                       c. lenong
      b. marawis                                                             d. tanjidor
33. Suatu tempat yang dipakai pementasan ondel-ondel adalah acara ....
      a. nikahan                                                              c. sunatan
      b. haji                                                                    d. perceraian
34. Kegiatan melamar penganten adat betawi biasanya didahului  ....
      a. pantun                                                               c. hajatan
      b. silat                                                                    d. Akekah
35. Usaha orang betawi di Jakarta di bidang jasa biasanya dilakukan dalam bentuk ....
      a. Gambang kromong                                            c. penambangan
      b. kekeluargaan                                                     d. kerajinan                  





II.    Isilah titik-titik di bawah ini !

36. Pendiri Jayakarta adalah ....
37. Peninggala Muh Husni Thamrin tentang jalan disebut ....
38. Gubernur yang berasal dari putera betawi  adalah ....
39. Batas Selatan Kota Jakarta adalah ....
40. Monumen perjuangan terdapat di …….

III. Gambarkan Lambang kota “Jakarta”