VALENTINE
DAY OR VALENTIN EVERYDAY ??
Empat belas Januari oleh sebagian
orang dirayakan sebagai hari Valentine Day' dimana masyarakat menerjemahkannya sebagai hari kasih sayang. kini momen itu semakin
popular menjadi gaya hidup modern , mengingat masyarakat begitu antusias
terhadap valentine day, maka mas mediapun kian gencar mempromosikan momen
tahunan tersebut dengan program perayaan yang dapat menaikkan reting acara ,
agen travelpun mengambil peluang untuk mengambil keuntungan momen yang dianggap
sakral tersebut.
Kasih
sayang menurut Islam harus diamalkan dan
dirayakan any time (kapan saja
) dan every day (setiap hari) dalam
bingkai aqdun nikah, karena sesungguhnya Allah menurunkan agama Islam
kemuka bumi juga untuk menebarkan kedamaian , kasih sayang yang tulus , tidak terbatas kepada hari dan
kejadian sebagaimana bimbingan Allah dalam hadis qudsi,Allah berfirman,
artinya, “Kecintaan-Ku adalah bagi mereka yang saling mencintai karena
Aku, yang saling berkorban karena Aku dan
yang saling mengunjungi karena Aku.” (HR. Ahmad).
Dalam
artikel (an-Nur dalam Nahi Munkar.Com) dinyatakan bahwa dalam The World Book
Encyclopedia, vol. 20 (1993) melukiskan banyaknya versi mengenai
Valentine’s Day.
Adalah
perayaan Lupercalia yang merupakan rangkaian upacara penyucian di masa Romawi
Kuno (13-18 Februari). Dua hari pertama, dipersembahkan untuk dewi cinta (queen
of feverish love) Juno Februata. Pada hari ini, para pemuda dan pemudi
saling mencari pasangan dengan undian. Pada 15 Februari, mereka meminta
perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan srigala.
The
Catholic Encyclopedia Vol. XV sub judul St. Valentine menuliskan ada
3 nama Valentine yang mati pada 14 Februari, seorang di antaranya dilukiskan
telah mati pada masa Romawi. Namun demikian, tidak pernah ada penjelasan siapa
“St. Valentine” yang dimaksud, juga dengan kisahnya yang tidak pernah diketahui
ujung-pangkalnya karena tiap sumber mengisahkan cerita yang berbeda.
Bahkan Peguan Zulkifli Nordin (peguam di Malaysia) di dalam
kaset 'MURTAD' yang mafhumnya, menerangkan bahwa:"VALENTINE" adalah nama seorang paderi yang bernama Pedro St.
Valentino. 14 Februari 1492 adalah hari kejatuhan Kerajaan Islam Sepanyol. Tumbangnya Kerajaan Islam Sepanyol dirayakan
sebagai Hari Valentine.
Apapun dasar kisahnya dalam Islam
tidak mengenal ajaran “Valentine Day”, karena bukan syariahnya maka janganlah
hindarilah merayakan hari valentine day dengan kegiatan hura-hura, pembagian
coklat kasih sayang bahkan menyerahkan kehormatan demi membuktikan sayang dan
cintanya di hari skaral tersebut, karena lebih banyak kerugian daripada
keuntunganya, diantaranya adalah:
1.Aqidah kita menjadi tersesat karena
tasabbuh mengikuti ajaran aqidah orang lain.
Dalam kaitan ini Allah
telah memperingatkan manusia dalam QS:Al An”am :116
“Dan jika kamu menuruti
kebanyakan orang-orang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari
jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti prasangka belaka, dan mereka
tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).”
2.Membesarkan nafsu ,menafikan campur tangan Allah dalam berkasih sayang.
Allah maha Rahman, Allah Juga
Maha Rohiim ,Dialah yang mampu membolak-balikkan ruh dari benci menjadi sayang,
dari sayang menjadi cinta dan dari cinta kepada sikap memiliki dari sikap memiliki menjadi tanggung jawab,
sesuai dengan penegasan Allah dalam QS. Surah Al-Anfal ayat 63 :“walaupun kamu membelanjakan
semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak
dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah
mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia (Allah) Maha
Perkasa lagi Maha Bijaksana”.
3.Ungkapan
Kasih Sayang bukan Valentine Day tetapi Walimatul Arsy .
Kasih sayang adalah
rahmat,ia dapat muncul kapan saja , dimana saja dan kepada siapa saja apabila
Allah telah menurunkannya, namun kasih sayang adalah rahmat yang harus diikuti
dengan ikhtiar dan doa , karenanya
membina kasih sayang merupakan kebaikan, bahkan mengikatkan kasih
sayang melalui nikah merupakan suatu ibadah yang sangat tinggi
nilai dan kemuliaannya. Allah berfirman dalam Qs:Al Isra:36, bahwa:“Dan
janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya.
Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta
pertanggungjawabannya.” (QS. al Isra’: 36).
4.Kasih sayang Islam adalah sepanjang hayat
(every day)
Hukum dasar khitbah atau mengungkapkan kasih sayang adalah baik kapan saja, dimana saja tidak harus dikaitkan dengan momen kelahiran atau kematian seseorang dan bukan seminit untuk sehari dan sehari untuk setahun.Dan bukan pula berarti kita harus berkiblat kepada Valentine, karena Islam diturunkan kepada umat manusia untuk menebarkan kasih sayang dan menjalinkan persaudaraan yang abadi di bawah naungan rahmat Allah. Maka Rasulullah s.a.w. memberikan bimbingan melalui hadisnya :“Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cintanya kepada diri sendiri”.
Hukum dasar khitbah atau mengungkapkan kasih sayang adalah baik kapan saja, dimana saja tidak harus dikaitkan dengan momen kelahiran atau kematian seseorang dan bukan seminit untuk sehari dan sehari untuk setahun.Dan bukan pula berarti kita harus berkiblat kepada Valentine, karena Islam diturunkan kepada umat manusia untuk menebarkan kasih sayang dan menjalinkan persaudaraan yang abadi di bawah naungan rahmat Allah. Maka Rasulullah s.a.w. memberikan bimbingan melalui hadisnya :“Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cintanya kepada diri sendiri”.
Karena itu marilah kita berikan pengertian
dan pemahaman yang benar kepada anak didik kita sehingga ghirah atau kebangaan
remaja terhadap kemuliaan Islam tumbuh kembali setelah terjadi penggerusan
akidah melalui sinetron irasional, pengkaburan aqidah dengan menasionalkan
momen keagamaan yang sebenarnya hanya milik suatu agama, semoga generasi
anak-anak kita dapat istiqamah dalam Iman dan Taqwa, Amien. ( Saifudin
Zuhri.M.Pd.I, Guru MTsN 16 Jakarta)Telp:081287039829
Sumber :
1.Fatwa Syaikh
Ibnu Utsaimin, tanggal 5/11/1420 H yang beliau tanda tangani. [Lihat:Fatwa-Fatwa
Terkini, Jilid 2, hal. 461, Darul Haq, Jakarta]
2. (Redaksi
an-Nur)alsofwah.or.id, Selasa, 07 Februari 12 dalam judul Masih
Tentang Valentine